syahidachyarr
Pergilah, jelajahilah dunia, lihatllah dan carilah kebenaran dan rahasia-rahasia hidup; niscaya jalan apapun yang kaupilih akan mengantarkanmu menuju titik awal. Sumber kebenaran dan rahasia hidup akan kautemukan di titik nol perjalananmu. Perjalananmu tidak akan mengantarkanmu ke ujung jalan, justru akan membawamu kembali ke titik permulaan.
Pergilah untuk kembali, mengembaralah untuk menemukan jalan pulang. Sejauh apapun kakimu melangkah, engkau pasti akan kembali ke titikawal.

Paulo Coelho, The Alchemist

(via erniastuti)

syahidachyarr

nonakidalpenyukalangit:

Selamat datang gunung,

aku kembali.

memenuhi janji yang terucap di hati.

Setiap kita bertemu, mempertautkan rindu, menyatu bersama damaimu.

Damai adalah tetesan hujan jatuh di dahan.

Hening adalah tentram yang datang menemani mimpi.

Perjalanan ialah sunyi alam yang murni bernyanyi damai,…

Ajeppp bangett!

Dalam Diam


embun pagi meleleh di pucuk daun malu-malu
jangkrik semalam bersembunyi di liang tanah
barisan semut dengan gagah berjalan lucu
si pipit menyerakkan suara tanda mentari datang

hei kawan bangkit dan pandanglah
dia tetap sempurna jika kau mau sedikit melihat
tengok betapa alam menyanjungmu
di tengah dunia yang menghujammu

sepanjang kaki berjalan memandangmu dengan eloknya
pesona yang tersirat terasa begitu megahnya
ku pejamkan mata, merasakan senandung alam
kau indah dalam diam

daunmu berbisik nakal terbawa  angin sore
rantingmu berjatuhan bersatu dengan lembutnya tanah
keindahan terasa lengkap dengan aroma sang bunga
beritahukanlah kepada kami rahasiamu, oh alam

kau mengajarkanku tuk mensyukuri karuniaNya
kau berbisik jangan rusak karya ciptaanNya
kau menjamahku dalam hening, tak tergesa
dan filosofi tentangmu, terluap sempurna.

Hal Memberi Sedekah (Matius 6:1-4)

"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.
Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”